Nyeri pada testis (buah zakar)? Waspadai! Gejala seperti nyeri testis yang disertai kemerahan dapat mengindikasikan kondisi serius. Ketahui penyebab nyeri testis, dari varikokel yang penting bagi reproduksi pria.

Testis terasa nyeri dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di area selangkangan dan sering membuat penderitanya khawatir, terutama jika disertai gejala lain seperti kemerahan atau penumpukan cairan. Pada sebagian orang, nyeri ini mungkin terasa ringan dan hilang dengan sendirinya. Namun, pada kondisi tertentu, nyeri testis bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian medis, seperti testis terpelintir.
Nyeri testis tidak selalu bersifat sepele dan sering kali meliputi nyeri yang berkepanjangan. Beberapa kondisi medis, seperti varikokel, dapat menyebabkan nyeri yang menetap dan bahkan berdampak pada kesuburan pria jika tidak ditangani dengan tepat, termasuk mengatasi nyeri akibat testis terpelintir. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala nyeri testis dan memahami kapan kondisi ini, seperti torsio testis, perlu diwaspadai.
Apa Itu Nyeri Pada Testis?
Nyeri testis adalah kondisi ketika buah zakar terasa sakit, tidak nyaman, atau nyeri saat disentuh maupun saat beraktivitas, dan bisa meliputi nyeri akibat torsio testis. Keluhan ini dapat muncul secara perlahan atau tiba-tiba, dengan intensitas yang berbeda pada setiap orang, dan bisa jadi merupakan gejala dari salah satu dari 7 penyebab nyeri.
Nyeri testis bisa terjadi di satu sisi saja, baik testis kiri maupun kanan, atau melibatkan kedua testis sekaligus, dan sering kali disertai dengan testis terasa sakit. Tidak semua nyeri testis menandakan kondisi serius. Namun, karena testis merupakan organ penting dalam sistem reproduksi pria, setiap keluhan nyeri sebaiknya tetap dievaluasi secara medis untuk memastikan penyebabnya, termasuk kemungkinan kanker testis.
Penyebab Nyeri Pada Testis
Salah satu penyebab testis terasa nyeri yang sering ditemui adalah varikokel, yang juga dapat menjadi penyebab buah zakar terasa tidak nyaman. Varikokel merupakan pembesaran pembuluh darah vena di dalam skrotum yang menyerupai varises dan dapat menyebabkan peradangan. Kondisi ini paling sering terjadi pada testis sebelah kiri.
Varikokel dapat menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman, terutama saat berdiri lama atau melakukan aktivitas fisik yang berat. Pada beberapa kasus, keluhan nyeri dapat semakin terasa setelah berolahraga atau mengangkat beban berat, terutama jika disebabkan oleh peradangan pada testis.
Selain menyebabkan nyeri, varikokel juga dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma, dan bisa berhubungan dengan kanker testis. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini berisiko berdampak pada kesuburan pria dan dapat menjadi salah satu dari 7 penyebab nyeri testis yang perlu diwaspadai, termasuk penyebab buah zakar yang serius.
Tanda dan Gejala Nyeri Testis
Keluhan nyeri testis dapat muncul dengan berbagai tanda dan gejala, antara lain: testis terasa sakit, pembengkakan, atau kemerahan.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman pada testis atau buah zakar dapat menjadi indikasi adanya torsio testis atau infeksi yang perlu segera ditangani, terutama jika disertai benjolan pada testis.
- Rasa nyeri yang memburuk saat berdiri lama atau melakukan aktivitas berat
- Penurunan kenyamanan saat beraktivitas sehari-hari bisa disebabkan oleh peradangan pada testis atau penumpukan cairan.
- Adanya pembengkakan atau tampilan pembuluh darah yang tampak seperti varises di area skrotum
Perlu dipahami bahwa gejala nyeri testis tidak selalu sama pada setiap orang. Tingkat nyeri dan keluhan yang dirasakan dapat berbeda, tergantung pada penyebab dan kondisi masing-masing pasien.
Cara Mengetahui Penyebab Nyeri Testis
Untuk mengetahui penyebab pasti nyeri testis atau buah zakar, diperlukan pemeriksaan oleh dokter spesialis urologi. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan apakah kondisi seperti cedera pada testis atau torsio testis adalah penyebab yang mendasarinya. varikokel atau infeksi menjadi penyebab keluhan yang dirasakan, serta memeriksa kemungkinan aliran darah ke testis yang terhambat.
Pemeriksaan yang umumnya dilakukan meliputi evaluasi terhadap aliran darah ke testis dan kemungkinan adanya benjolan pada testis.
- Pemeriksaan fisik pada skrotum dan testis
- USG Doppler testis dapat membantu mendeteksi adanya masalah seperti benjolan atau peradangan, yang bertujuan untuk menilai aliran darah dan mendeteksi adanya varikokel atau penyebab lain dari nyeri testis
Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat menentukan diagnosis secara lebih akurat dan merencanakan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien, termasuk kemungkinan adanya masalah pada saluran kemih.
Bagaimana Cara Mengatasi Testis yang Terasa Nyeri?
Langkah paling penting dalam mengatasi testis yang terasa nyeri adalah Berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi sangat dianjurkan jika mengalami nyeri testis yang tidak kunjung reda, terutama jika ada gejala terkait saluran kemih.. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab nyeri yang mendasarinya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hindari melakukan pengobatan sendiri, seperti memijat atau menekan testis yang terasa nyeri
- Hindari penggunaan celana yang terlalu ketat untuk sementara waktu
- Kurangi aktivitas berat yang dapat memperparah keluhan dan meningkatkan risiko torsio testis.
Apabila nyeri tidak membaik atau semakin mengganggu, dokter akan menentukan langkah penanganan medis yang tepat sesuai kondisi pasien.
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami kondisi berikut: benjolan, kemerahan, atau nyeri testis yang tidak kunjung reda.
- Nyeri testis yang tidak hilang atau semakin memburuk meskipun sudah beristirahat
- Terjadi pembengkakan signifikan pada testis, yang bisa jadi tanda peradangan pada epididimis atau kondisi serius lainnya.
- Nyeri terasa sangat parah, terutama jika muncul secara tiba-tiba
- Disertai gejala lain seperti demam atau pembengkakan yang tidak kunjung membaik, peradangan pada epididimis juga dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan penanganan yang tepat.
FAQ
1. Apa penyebab umum testis terasa nyeri?
Salah satu penyebab nyeri testis yang sering ditemukan adalah varikokel, yaitu pembesaran pembuluh darah vena di skrotum, namun infeksi juga merupakan salah satu dari 7 penyebab nyeri. Namun, penyebab pasti perlu ditentukan melalui pemeriksaan dokter.
2. Apakah varikokel selalu menimbulkan nyeri?
Tidak selalu. Varikokel dapat terjadi tanpa gejala. Namun, pada sebagian orang, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri, terutama saat beraktivitas, dan mungkin memerlukan obat pereda nyeri, terutama jika terkait dengan infeksi menular seksual.
3. Kapan nyeri testis Perlu diperiksakan ke dokter segera?
Nyeri testis perlu segera diperiksakan jika muncul secara tiba-tiba, terasa sangat parah, disertai pembengkakan, demam, atau tidak membaik dengan istirahat.
Referensi
Paick, S., & Choi, W. S. (2019). Varicocele and testicular pain: A review. World Journal of Men’s Health, 37(1), 4–11.
https://doi.org/10.5534/wjmh.180031
Pryor, J. L., & Howards, S. S. (1987). Varicocele. Urologic Clinics of North America, 14(3), 499–513.
Alsaikhan, B., Alrabeeah, K., Delouya, G., & Zini, A. (2016). Epidemiology of varicocele. Asian Journal of Andrology, 18(2), 179–181.
https://doi.org/10.4103/1008-682X.170441







